Abstrak / Ringkasan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kecemasan digital (digital anxiety) dalam implementasi pembelajaran daring terhadap mutu pendidikan tinggi Islam di Universitas Siber di Indonesia. Kecemasan digital mengacu pada perasaan cemas dan tidak nyaman mahasiswa saat menggunakan teknologi dalam pembelajaran online. Faktor-faktor yang menyebabkan kecemasan ini meliputi keterbatasan literasi digital, tantangan teknis, serta kurangnya dukungan institusional yang memadai. Melalui metode survei dan pendekatan korelasional, penelitian ini mengidentifikasi tingkat kecemasan digital di kalangan mahasiswa serta mengevaluasi hubungannya dengan mutu pendidikan, yang diukur dari kepuasan belajar dan hasil akademik. Data dikumpulkan dari mahasiswa di dua universitas islam siber di Indonesia melalui kuesioner yang diolah menggunakan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan digital berdampak negatif pada mutu pendidikan, dengan mahasiswa yang mengalami kecemasan lebih rendah partisipasi aktif dan kepuasannya dalam pembelajaran daring. Selain itu, dukungan institusi, seperti pelatihan literasi digital dan penyediaan infrastruktur teknologi, terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas pendidikan. Studi ini memberikan rekomendasi strategis bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu pembelajaran daring melalui penguatan literasi digital dan peningkatan dukungan teknis bagi mahasiswa. Temuan penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan yang mendukung implementasi pembelajaran daring yang efektif dan inklusif di lingkungan pendidikan tinggi Islam